{Hakim}

Dream Runner

Arsip untuk ‘Islam’ Kategori

Happy Ied Mubarok

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 27 November 2009 5:20 am

الله أكبر.. الله أكبر.. الله أكبر.. لا إله إلاّ الله، الله أكبر.. الله أكبر.. ولله الحمد

الله أكبر.. الله أكبر.. الله أكبر.. لا إله إلاّ الله، الله أكبر.. الله أكبر.. ولله الحمد

الله أكبر.. الله أكبر.. الله أكبر.. لا إله إلاّ الله، الله أكبر.. الله أكبر.. ولله الحمد

Ditulis dalam Islam | Leave a Comment »

Al – Muqsit

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 25 November 2009 5:43 am

Al – Muqsit



The Most Equitable, The Just, The Equitable one

The One who is most equitable and just. The One whose ways are balanced and just.
The One who establishes justice. The One who creates harmony and balance.
The One who does away with injustice. The One who leads mankind to justice and harmony.

From the root q-s-t which has the following classical Arabic connotations:

to act justly, equitably
to do away with injustice
to establish an equitable balance

The name Muqsit is not specifically used as a Beautiful Name in the Qur’ân. and only mentioned a time at surah Al-Anbiya verse 47.

Abû Hâmid al-Ghazâlî wrote:
… those who have the greatest share in this name are those who insist first of all on justice from themselves for others, … but forebear demanding it from another for themselves.

source: http://wahiduddin.net/words/99_pages/muqsit_86.htm with changes

Ditulis dalam Islam | Leave a Comment »

Mensyukuri datangnya Dzulhijjah

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 18 November 2009 1:18 am

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ : وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ.

“Tidak ada hari-hari yang pada waktu itu amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari pertama (di bulan Dzulhijjah).” Para sahabat radhiyallahu ‘anhum bertanya, “Wahai Rasulullah, juga (melebihi keutamaan) jihad di jalan Allah?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Ya, melebihi) jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar (berjihad di jalan Allah) dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak ada yang kembali sedikitpun.”[1]

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan beramal shaleh pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, Imam an-Nawawi dalam kitab beliau Riyadhush Shalihin[2] mencantumkan hadits ini pada bab: Keutamaan ibadah puasa dan (ibadah-ibadah) lainnya pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:

Allah melebihkan keutamaan zaman/waktu tertentu di atas zaman/waktu lainnya, dan Dia mensyariatkan padanya ibadah dan amal shaleh untuk mendekatkan diri kepada-Nya[3].
Karena besarnya keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, Allah Ta’ala sampai bersumpah dengannya dalam firman-Nya: وَلَيَالٍ عَشْرٍ “Dan demi malam yang sepuluh.” (Qs. al-Fajr: 2). Yaitu: sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah, menurut pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Katsir dan Ibnu Rajab[4], [serta menjadi pendapat mayoritas ulama].
Imam Ibnu Hajar al-’Asqalani berkata, “Tampaknya sebab yang menjadikan istimewanya sepuluh hari (pertama) Dzulhijjah adalah karena padanya terkumpul ibadah-ibadah induk (besar), yaitu: shalat, puasa, sedekah dan haji, yang (semua) ini tidak terdapat pada hari-hari yang lain.”[5]
Amal shaleh dalam hadits ini bersifat umum, termasuk shalat, sedekah, puasa, berzikir, membaca al-Qur’an, berbuat baik kepada orang tua dan sebagainya.[6]
Termasuk amal shaleh yang paling dianjurkan pada waktu ini adalah berpuasa pada hari ‘Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah)[7], bagi yang tidak sedang melakukan ibadah haji[8], karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya tentang puasa pada hari ‘arafah, beliau bersabda, أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ “Aku berharap kepada Allah puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu dan tahun berikutnya.”[9]
Khusus untuk puasa, ada larangan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukannya pada tanggal 10 Dzulhijjah[10], maka ini termasuk pengecualian.
Dalam hadits ini juga terdapat dalil yang menunjukkan bahwa berjihad di jalan Allah Ta’ala adalah termasuk amal yang paling utama[11].
***

Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, Lc.
Artikel www.muslim.or.id

[1] HSR al-Bukhari (no. 926), Abu Dawud (no. 2438), at-Tirmidzi (no. 757) dan Ibnu Majah (no. 1727), dan ini lafazh Abu Dawud.
[2] 2/382- Bahjatun Naazhirin.
[3] Lihat keterangan Imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab Latha-iful Ma’aarif (hal. 19-20).
[4] Lihat Tafsir Ibnu Katsir (4/651) dan Latha-iful Ma’aarif (hal. 20).
[5] Fathul Baari (2/460).
[6] Lihat keterangan Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/411).
[7] Lihat keterangan Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam as-Syarhul Mumti’ (3/102).
[8] Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak puasa pada hari itu ketika melakukan ibadah haji, sebagaimana dalam HSR al-Bukhari (no. 1887) dan Muslim (no. 123). Lihat kitab Zaadul Ma’ad (2/73).
[9] HSR Muslim (no. 1162).
[10] Sebagaimana dalam HSR al-Bukhari (no. 1889) dan Muslim (no. 1137).
[11] Lihat Syarhu Riyadhis Shalihin (3/411).

sumber: http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/keutamaan-amal-shaleh-pada-sepuluh-hari-di-awal-bulan-dzulhijjah.html

Ditulis dalam Hadist, Islam | 1 Komentar »

Blog Parenting Islami

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 16 November 2009 6:25 am

Hanya ingin berbagi link blog yang menarik, blog parenting islami , saya fikir blog ini akan bermanfaat, bagi yang sudah menikah maupun yang akan menikah.
:)
FYI pimred nya adalah Priyanto Hidayatullah S.T, beliau adalah alumni & senior saya di kampus (Angk. ‘99).

Ditulis dalam Islam, Keluarga | 1 Komentar »

Jangan Berputus Asa (dari Rahmat Allah)

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 7 November 2009 4:04 pm

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,

Ditulis dalam Al-Quran, Islam, Quotes, Renungan, Romantika | Leave a Comment »

Diproteksi: Allah Karuniakan Rahmat al-Quran (Kepada Kami)

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 5 November 2009 1:13 pm

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


Ditulis dalam Al-Quran, Curhat, Islam, Romantika | Masukkan kata sandi anda untuk melihat tanggapan

Five Prayer Time

Ditulis oleh Muhammad Hakim di/pada 1 November 2009 6:07 am

five-prayer-times

this application show current time & five prayer time for muslim specific for my current city (Bandung, latitude:6.54 & longitude: 107.36), with polar clock as visualization.

to compute prayer time, i use algorithm that described in this site http://tanzil.info/praytime/doc/calculation/.

source code:
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Islam, JavaFx, Programming, Tutorial | 3 Komentar »