Ketika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Oh adakah orang yang lebih malang dari diriku
Serasa keruntuhan langit dan tertelan bumi
Duhai Rabbi, jagalah hamba yang senantiasa terlalai
Sehingga terjatuh dalam cinta yang membawa duka

Aduhai duka citaku…(1) Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku(2)

Ditolak akhwat idaman, memang bisa membuat semuanya berubah. Seorang yang dulunya periang, bisa menjadi pemuram. Yang biasanya berwajah cerah, berubah mendung menggelayut di wajah. Awan tebal itu pun tidak lagi kuat menahan beratnya. Air mata pun menetes. Tumpah.

Tapi, life must go on. Jalan masih panjang, kawan. Ditolak akhwat idaman, bukanlah akhir dunia. Seperti kata seseorang, ketika malam telah mencapai puncak kegelapannya, pertanda pagi akan segera datang dengan sinarnya. dan ketika masalah semakin pelik, semakin rumit, pertanda akan datangnya pertolongan.

Ya, pada awalnya memang berat. Seperti ketika outbond naik gunung. Berat terasa. Menyangga badan, juga beban. Tapi ketika di puncak, sungguh, pemandangan di bawah sana sungguh indah. Kepedihan yang dulu ada, seakan sirna.

Bertahanlah, kawan, ditolak akhwat idaman bukan akhir segalanya. Kalaulah memang berat, bayangkan pula bila ditolak Sang Pencipta. Ditolak akhwat idaman, tiada apa-apanya, bila dibanding ditolak Yang Maha Kuasa.

Kawan, “atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?”(3) Sesungguhnya ketika kamu datang kepadanya, kamu tentu datang dengan mengharap suatu ibadah, kebaikan, keberkahan dan menjauhkan diri dari perbuatan setan diantara kalian, lalu kenapakah kau malah hendak merendahkan dirimu dengan melarutkan diri dalam kesedihan dan putus asa, suatu perbuatan yang tidak diridloiNya.

Kawan, tahukah bahwa dulu Abraham Lincoln juga pernah ditolak kekasihnya, bahkan sampai sakit karenanya, tapi akhirnya dia menjadi Presiden (terbesar) di Amerika. Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu(4),  karena orang – orang yang sabarlah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka(5)

1. QS.Yusuf.84
2. QS.Yusuf.86
3. QS.An-Najm:24
4. QS.Ali-‘Imraan:200
5. QS. Al-Baqarah:157
6. ide dan paragraf 1-4 dari blog-nya akh ihsan dengan perubahan/penambahan.
7. Disclaimer: Bukan pengalaman pribadi :oops:  :wink:

2 thoughts on “Ketika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s