Mengajarkan Tauhid Kepada Anak Usia Dini

Era gobalisasi memunculkan banyak dampak, baik positif maupun negatif. Di satu sisi perkembangan iptek makin meningkat, tetapi di sisi lain membawa banyak krisis, terutama pada moral. Maka tidak heran, samkin hari tingkat kriminalitas, seks bebas, dsb kian meningkat.

Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian dari setiap orangtua muslim yang ingin mendapatkan masa depan yang baik bagi putra putrinya. Sebagaimana disampaikan dalam al-Quran. Salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan membentengi anak dengan perisai tauhid sejak dini.

Mengenalkan tauhid kepada anak sejak dini merupakan satu-satunya pilihan yang trepat bagi orangtua muslim. Karena dengan demikian, anak dapat membentengi dirinya sendiri dengan merasakan adanya pengawasan Allah SWT dimanapun mereka berada. Dengan tauhid, anak juga tidak akan merasa putus asa menghadapi kesulitan dalam hidup karena pertolongon Allah SWT selalu ada.

Lantas apa yang dapat dilakukan orangtua untuk mengajarkan tauhid kepada anak sejak dini? Banyak hal sederhana yang sebenarnya dapat dilakukan untuk menanamkan mereka nilai-nilai tauhid sejak dini, diantaranya :
1. Mulailah dengan mengajak anak mengamati apa yang ada di sekitarnya, seperti matahari yang terbit dan terbenam, bintang dan bulan di langit, ajak mereka mengenal penciptanya yakni Allah SWT.

2. Bila melarang anak, upayakan untuk tidak mengancamnya dengan dosa, neraka dan hal-hal menakutkan lainnya. Pola pikir anak yang konkret operasional cenderung sulit untuk memahami makna dosa, neraka, dsb. Cukup berikan mereka penjelasan konkret yang dapat diterima oleh pikirannya, misalnya untuk melarang anak mencuri, cukup berikan mereka penjelasan bahwa hal tersebut dapat menyakiti orang lain karena berarti mengambil hak yang bukan miliknya.

3. Apabila anak melakukan kesalahan, bantu mereka untuk menemukan jalan untuk memperbaiki kesalahannya, tanpa harus mengancam dengan dosa, neraka dan sebagainya, karena hal tersebut akan membuat persepsi anak negatif terhadap Islam.

4. Sertakan anak saat menjalankan ibadah sehari-hari, seperti sholat berjamaah, kegiatan pengajian, dsb. Jelaskan pula hikmah yang bisa mereka dapatkan dari ibadah yang di jalankan. Dengan demikian, mereka akan semakin akrab dengan aktivitas keagamaan.

5. Dalam memilih hiburan, upayakan untuk memberikan anak tayangan-tayangan yang tidak merusak aqidah. Tanamkan kepada mereka bahwa rasa takut hanya kepada Allah SWT, bukan kepada setan atau mahluk Allah lainnya. Janganlah salah mendidiknya dengan mengatakan ”Nak, nih bunda pasangin ayat kursi biar setan takut dan gak ganggu kamu”. Bila kita berbuat demikian, maka anak pun akan berpikir bahwa yg melindunginya adalah tulisan ayat kursi bukan Allah, jadi ayat kursi ini berposisi seperti jimat hanya di pajang dan dibawa-bawa.

6. Ajarkan anak untuk berdoa sebelum melakukan aktivitas, sampaikan kepada mereka bahwa berdoa berarti memohon pertolongan dan kelancaran kepada Allah SWT atas aktivitas yang hendak dijalankan. Jangan lupa sesudahnya mengucapkan kalimat hamdallah sebagai salah satu wujud kesyukuran.

7. Bimbing anak untuk mensyukuri segala nikmat yang diberikan agar mereka tidak menuntut apa-apa yang tidak ada. Pahamkan juga kepada mereka bahwa untuk memperoleh sesuatu, seseorang harus mau berusaha dan berdoa karena Alloh SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak bersuaha mengubahnya.
Lewat beberapa kiat diatas, diharapkan generasi muda Islam masa depan dapat lahir dengan pilar keimanan yang kokoh sehingga mampu membentengi diri dari pengaruh negatif perkembangan globalisasi. Amin. Allahua’lam.

Semoga bermanfaat ^^
sumber: http://myquran.org/forum/index.php/topic,40651.msg1175616.html#msg1175616

4 thoughts on “Mengajarkan Tauhid Kepada Anak Usia Dini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s