Jilbab & The Black Swan: The Impact of the Highly Improbable

semalam saya membaca dan mencoba menyelesaikan salah satu buku yang sangat menarik, yaitu “The Black Swan: The Impact of the Highly Improbable”. buku karangan seorang amerika keturunan Levintin/Lebanon ini termasuk buku nonfiksi yang sangat menggoncang pemikiran :) dan salah satu buku best seller dunia.

Black swan sendiri, secara sederhana (meski mungkin tidak sesederhana itu) adalah sebuah peristiwa acak yang mendasari hidup kita, dari munculnya buku – buku bestseller hingga bencana dunia. Dampak peristiwa – peristiwa tersebut amat besar; nyaris mustahil dapat diprediksi; namun telah terjadi, kita selalu berusaha untuk merasionalisasinya. Salah satu contoh terkini tentang Black Swan adalah kejatuhan pasar saham dunia tahun 2008 – sesuatu yang telah diperkirakan dalam buku The Black swan ini. The Black swan menunjukkan kepada kita mengapa kita mesti berhenti berusaha memprediksi segala sesuatu dan justru mengambil keuntungan dari ketidakpastian.

nah, sayangnya saya tidak berhasil menyelesaikannya, ketika masih dapat separuh, atau masih sekitar permulaan bagian kedua, saya sudah mengantuk dan ingin tidur :). berbeda dengan The Kite Runner yang telah sukses membuat saya tidak tidur semalam suntuk, buku ini berhasil membawa saya untuk tidur. Padahal, saya harus mengakui buku ini sangatlah menarik, terutama pada bagian – bagian awalnya. dan kalau anda ikut di forum myquran, saya telah menulis, bahwa saya menargetkan buku ini selesai saya baca weekend ini :oops: . mungkin karena The Black swan adalah salah satu buku nonfiksi, yang mebuat saya harus berfikir lebih keras dalam mebacanya, yang membuat saya mengantuk (alasan!) :oops:

oh, mengenai judul postingan ini, kenapa saya menambahkan jilbab, ini adalah hasil dari pengamatan sepintas saya. Sejujurnya, saya adalah seorang muslim yang sangat – sangat gembira sekali ketika salah seorang kawan/kerabat atau muslimah lain yang pada awalnya tidak mengenakan jilbab, berhasil menjadi pemenang atas dirinya, keimanannya dan kehormatannya dengan mengenakan Jilbab. dan Alhamdulillah salah seorang yang sangat dekat dengan saya kini telah mengenakan Jilbab, sebuah harapan yang sebenarnya sudah lama diharapkan oleh almarhumah ibunda, dan tentu saya juga :)

pun, kabar buruk (adakah kata yang lebih pas? ) pun tidak bisa ditolak, ketika saya semalam tahu bahwa salah seorang teman, ternyata telah melepas jilbab. Sulit dimengerti bagi saya, dan tentu saya sangat sedih akan hal ini. saya sangat mengerti, berdasarkan pengamatan saya (subyektif), orang – orang atau muslimah, seringkali melepas jilbab, ketika ia menghadapi permasalahan yang pelik, ketika merasa kalah, ketika merasa mendapat ketidak adilan dari-Nya (Naudzubillah) may be kind of (little) “black swan”. ah, saya tidak mampu untuk menulis lebih banyak, entah kenapa kenapa setiap kawan – kawan dalam masalah, saya termasuk orang yang (diam-diam) juga merasa sangat sakit, bukan hanya kepada satu dua orang. apalagi kalau saya tidak bisa melakukan apa – apa. 

contoh ekstrim mungkin adalah peristiwa di Palestina, betapa saya tidak kuasa membendung air mata, ketika saudara – saudara saya di palestina dibantai sedangkan saya di sini, tidak bisa berbuat apapun. merasa sakit, merasa lemah, merasa malu. hanya mampu berdoa, selemah – lemahnya iman.

kembali ke masalah jilbab, saya hanya ingin berpesan, kepada seluruh muslimah, dimanapun anda. Jangan pernah lepas kembali mahkota kemenangan yang telah engkau gunakan, apapun yang terjadi, ingatlah tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, ingatlah Allah Maha Adil, ingatlah teman – temanmu akan selalu siap menjadi pengobat hati bagimu. hanya jika engaku mengijinkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s