When a Man Lost a Woman

Tanyakan pada laki-laki itu tentang duka akibat perpisahan,
dia tidak akan menjawab apa-apa,
kecuali saputan mendung di wajahnya.

Tanyakan pada laki-laki itu perihnya penghianatan,
kau akan melihat kedua tangannya terkepal
dan rahangnya mengeras karena amarah.

Tanyakan pada laki-laki itu pedihnya kehilangan orang yang disayang,
dia masih bertahan dalam bisunya
tapi air matanya tak sanggup ditahannya lagi.

Tetapi.. coba tanyakan padanya, mengapa sudi dipecundangi cinta.
Yakinlah, laki-laki itu pasti tertawa.
Menertawakan pertanyaanmu yang dianggap bodoh,
lalu berkata, “Kalau kau pernah mengecap cinta, kau tak akan pernah bertanya.”

~ Ita Sembiring

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s