Khutbah Nikah

Ananda berdua, sebentar lagi kalian berdua akan resmi melaksanakan aqad nikah, perjanjian yang menyebabkan kalian berdua mempunyai status baru, sebagai pasangan suami istri secara sah menurut ketentuan agama. Ada beberapa hal yang perlu Ananda berdua selalu ingat mengenai status baru itu: 1) Pernikahan adalah ibadah, ia tidak sekedar sebuah upacara untuk mengumumkan kepada publik mengenai status baru kalian. Oleh karena itu menjadi penting sekali bahwa sejak dari niatnya Ananda berdua harus selalu meletakkan peristiwa ini sebagai wujud pelaksanaan ketaatan kalian kepada Allah SWT dan RasulNya. Jadi di dalam pernikahan ini ada sebuah amanah, langsung dari Allah dan RasulNya. Tekadkanlah dalam hati Ananda berdua, sejak dari awalnya, untuk menjaga amanah ini hingga ajal tiba.

Ini menjadi amat penting dalam proses kehidupan Ananda berdua selanjutnya. Karena dengan menempatkan niat dan tekad itu, semoga kiranya Allah SWT selalu berkenan hadir dalam kehidupan Ananda selanjutnya, baik dikala gembira maupun disaat duka. 2) Al-Qur’an mengajarkan kepada kita semua bahwa melalui pernikahan seharusnyalah terwujud suasana kasih sayang, sebuah kebahagiaan, sebuah oase surgawi di dunia. Keluarga adalah sebuah wahana untuk mewujudkan kebahagiaan bukan yang lain atau sebaliknya. Berkeluarga adalah sebuah komitmen untuk mewujudkan kebahagiaan.

Sungguh tidak mudah mendefinisikan kebahagiaan namun jelas bahwa ia berlawanan dengan kekecewaan, kesedihan, kegelisahan, kelesuan, kegaluan dan sejenisnya.  Oleh karena itu cukuplah diberikan 3 indikasi, dalam kontek waktu, tentang hadirnya kebahagiaan dalam hidup seseorang yaitu pertama, terhadap masa lalunya ia tidak pernah menyesali atau kecewa berkepanjangan; masa lalu selalu disikapi dengan istighfar dan syukur.

Permohonan ampun didasari atas kelemahan manusiawi diiringi dengan keyakinan bahwa Tuhan Maha Pengampun, Pengasih dan Penyayang; rasa syukur yang dilandasi atas kesadaran kuat bahwa betapapun beratnya cobaan & kesulitan, nikmat Tuhan selalu lebih banyak dibanding itu semua.

Kedua, terhadap tantangan yang dihadapi saat ini selalu disikapi dengan antusiasme atau semangat pantang menyerah karena keyakinan bahwa terhadap setiap sebuah kesulitan selalu tersedia sekurang-kurangnya dua buah kemudahan. Cukuplah kesabaran dan ketekunan dalam usaha yang disertai dengan do’a dari kerendahan hati seorang hamba sebagai bekal, yang dalam bahasa Al-Qur’an: jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.

Ciri ketiga dari hadirnya kebahagiaan adalah bahwa terhadap ketidakpastian masa depan selalu disikapinya dengan optimisme. Jadikanlah kebahagiaan sebagai visi abadi Ananda berdua dalam membangun kehidupan keluarga.

3) Ananda berdua, kebahagiaan adalah nuansa atau karakteristik surgawi dan oleh karenanya kepemilikannya oleh manusia amat tidak disukai oleh Iblis. Sebagai musuh abadi manusia, Iblis sang pewaris neraka akan terus merongrong kebahagiaan yang menjadi milik manusia, anak keturunan Adam, para calon pewaris surga. Dalam hal kehidupan berkeluarga, salah satu benteng terkuat untuk menjaga kebahagiaan dari rongrongan itu adalah kemaafan. Bukalah pintu kemaafan selebar-lebarnya dan selama-lamanya karena ia akan mencegah masuknya kemarahan, awal dari intervensi Iblis dalam menghancurkan kebahagiaan anak-anak Adam.

Ini penting untuk selalu diingat karena kalian mempunyai karakteristik sendiri-sendiri yang unik, lengkap dengan kelebihan dan kelemahannya masing-masing yang melalui pernikahan ini hendak dipersatukan dalam sebuah rumah tangga. Konsekuensinya adalah bahwa kesalahpahaman adalah sebuah keniscayaan. Oleh karena itu membuka pintu kemaafan adalah salah satu resep abadi dan ampuh dalam membangun rumah tangga bahagia. Lebih dari itu, kemaafan adalah jalan menuju taqwa: wa ‘anta’fu aqrobu littaqwa, dan kemaafan itu lebih dekat kepada taqwa.

4) Secara garis besar, berdasarkan fitrah manusia, agama mengatur tanggung jawab, peran dan fungsi kalian masing-masing dalam kehidupan berkeluarga. Sempurnakanlah dan tunaikanlah hal tersebut dalam perjalanan kalian membangun rumah tangga yang semoga dengan demikian akan dirahmati dan diberkahi oleh Allah SWT. Menurut ketentuan agama, tanggung jawab sebagai kepala keluarga berada dipundak suami dengan tanggung jawab terbesar dan terberat adalah menjaga agar bahtera keluarga selalu berjalan menuju visi abadi: kebahagiaan dunia akherat dan terhindar dari siksa neraka abadi.

Teladan mulia bagi istri tentunya adalah Ibunda Khadijatul Kubra, yang selalu memberikan keteduhan, kelembutan, dan juga dorongan yang tiada henti kepada suami untuk tetap istiqomah sehingga betapapun beratnya tantangan dalam rangka menuju visi abadi itu selalu dapat diatasi dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ingatlah selalu oleh kalian berdua bahwa salah satu fungsi pasangan suami istri menurut Al-Qur’an [2:187] adalah seperti pakaian (hunna libaasullakum wa antum libaasullahun: mereka dalah pakaian bagimu dan kamupun adalah pakaian bagi mereka).

Fungsi pakaian selain untuk keindahan adalah juga untuk menutupi aurat, maka suami istri harus saling menutupi kelemahan pasangannya. Seandainya kalian melihat kelemahan pada pasangan kalian maka berdoalah agar dibalik kelemahan itu terdapat kebaikan yang tidak terduga. Ingatlah firman Allah SWT [4:19]: Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah, karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

5) Tingkatkanlah bakti kalian kepada ayah-bunda, yang telah dengan penuh kasih sayang dan kesabaran mengantar kalian hingga ke jenjang untuk memulai hidup baru, membangun rumah tangga sendiri. Perlu kalian ingat bahwa cinta dan kasih sayang beliau kepada kalian tidak akan pernah pudar walau kalian kini telah membangun rumah tangga sendiri.

 

khutbah nikah ini diberikan oleh Pak Hermawan K. Dipoyono

Berfungsi & Sempurna

Sesuatu yang kadang luput dari model bisnis online adalah keseimbangan antara fungsi (does it works) dan kesempurnaan (is it best of breed/do everything you ever wanted/beautiful)

Mungkin tidak pada semua kasus, tapi dalam kebanyakannya, berfungsi dengan baik adalah hampir selalu lebih baik bagi sebuah bisnis. Pencapaian kesempurnaan itu terlalu mahal, terutama bagi perusahaan pemula (start-up);  karena hal ini bisa memakan 99,99% biaya bisnis perusahaan.

Kebanyakan, jika anda memperhatikan dalam media internet, adalah hal – hal yang sebenarnya tidak mengacu pada fungsionalitas ini. Hal – hal yang pada dasarnya tidak membantu dalam pencapaian fungsi dari media tersebut. hal ini sebisa mungkin harus dihindari.

Maksimalkan hal berikut: what is the least amount of energy we can expend to generate the consumer behavior we desire.

Dan ketika sebuah produk telah mencapai batas kritisnya, telah mencapai puncak (critical mass) dan produk tersebut telah mature then you can spend lots of time seeking out perfection and small gains.

 

your comment?

Java ME (J2ME), simulating mobile phone camera using PC Webcam

Membuat aplikasi yang terkait dengan manipulasi kamera handphone dengan Java ME (mobile edition), pada dasarnya tidaklah terlalu susah; karena anda dapat menemukan contohnya dengan sangat mudah dengan memanfaatkan fasilitas search engine. akan tetapi, menguji program tersebut pada emulator tidaklah sama; karena emulator, tidak dilengkapi kamera (ya iyalah :) ). 

Membuat aplikasi, terus deploy ke kamera dan uji (terus berulang), mungkin adalah salah satu cara paling gampang. akan tetapi ini tidak efisien, dalam prosesnya. Maka cara yang paling gampang adalah memanfaatkan usb webcam sebagai “kamera handphone”. Permasalahannya, emulator juga tidak punya fasilitas untuk mendeteksi webcam PC. terus bagaimana dong?

Solusi yang saya buat cukup strightforward, yaitu dengan menjadikan usb webcam camera layaknya IP Camera. oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah server camera, dalam hal ini pilihan paling gampang adalah dengan memanfaatkan WebcamXP .  dengan webcamxp, hasil capture dari usb webcam dapat di broadcast pada local server computer (localhost) pada port 8080, pada versi free-nya, dan sepertinya bisa kita bind pada alamat IP tertentu untuk versi komersial. (saya pakai yang free).

idenya sederhana,  hasil broadcast dari webcam server tersebut (berupa frame gambar dalam format jpeg) kita tangkap, dan kita tampilkan di emulator handphone. agar emulator dapat mensimulasikan tampilan webcam secara kontinyu dan realtime, maka setiap saat kita harus mengupdate gambar tersebut.

mari kita lihat kode program ini:
0. pastikan anda telah menginstal WebcamXp, dan webcam dapat berjalan dengan baik, dan dapat hasil capturnya dapat di broadcast di http://localhost:8080/

1. Kita buat sebuah kelas, untuk menangkap gambar dari server

class Process implements Runnable{
  private HelloMIDlet MIDlet;

  public Process(HelloMIDlet MIDlet){
    this.MIDlet = MIDlet;
    System.out.println("Thread Process...");
  }

  public void run(){
    try{
      while(true)
        transmit();
    }catch(Exception error){
      System.err.println(error.toString());
    }
  }

  public void start(){
    Thread thread = new Thread(this);
    try{
      thread.start();
      System.out.println("Thread Start...");
    }catch(Exception error){}
  }

  private void transmit() throws IOException{
      Form frmPngView = this.MIDlet.getFrmPngView();
      try
      {

        Image im;
        if ((im = getImage("http://localhost:8080/cam_1.jpg")) != null)
        {
          ImageItem ii = new ImageItem(null, im, ImageItem.LAYOUT_DEFAULT, null);

          // If there is already an image, set (replace) it
          if (frmPngView.size() != 0)
            frmPngView.set(0, ii);
          else  // Append the image to the empty form
            frmPngView.append(ii);
        }
        else
          frmPngView.append("Unsuccessful download.");

        // Display the form with the image
        Display display = this.MIDlet.getDisplay();
        display.setCurrent(frmPngView);
      }
      catch (Exception e)
      {
        System.err.println("Msg: " + e.toString());
      }
  }
  private Image getImage(String url) throws IOException
  {
    ContentConnection connection = (ContentConnection) Connector.open(url);

    // * There is a bug in MIDP 1.0.3 in which read() sometimes returns
    //   an invalid length. To work around this, I have changed the
    //   stream to DataInputStream and called readFully() instead of read()
//    InputStream iStrm = connection.openInputStream();
    DataInputStream iStrm = connection.openDataInputStream();

    ByteArrayOutputStream bStrm = null;
    Image im = null;

    try
    {
      // ContentConnection includes a length method
      byte imageData[];
      int length = (int) connection.getLength();
      if (length != -1)
      {
        imageData = new byte[length];

        // Read the png into an array
        // iStrm.read(imageData);
        iStrm.readFully(imageData);
      }
      else  // Length not available...
      {
        bStrm = new ByteArrayOutputStream();

        int ch;
        while ((ch = iStrm.read()) != -1)
          bStrm.write(ch);

        imageData = bStrm.toByteArray();
        bStrm.close();
      }

      // Create the image from the byte array
      im = Image.createImage(imageData, 0, imageData.length);
    }
    finally
    {
      // Clean up
      if (iStrm != null)
        iStrm.close();
      if (connection != null)
        connection.close();
      if (bStrm != null)
        bStrm.close();
    }
    return (im == null ? null : im);
  }

}

untuk menangkap data dari server harus dipisahkan dalam thread tersendiri untuk menghindari deadlock pada emulator. pada dasarnya dengan cara yang sama kita bisa membuat sebuah survailance camera, dan memanfaatkan handphone kita sebagai pemantaunya :)

2. Buat midlet untuk menampilkan gambar tersebut (PR bagi anda, simple saja, isinya buat thread & sebuah form untuk menampilkan gambar)

3. hasilnya kurang lebih seperti ini:

nah, gampang kan, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan aplikasi semacam ini, dan salah satunya sedang saya kerjakan.

selamat berkarya :)

Dinda

Kau sambut pagi
Dengan senyum ceria yang menawan
Mengantarkan daku pergi
Meraih mimpi… kita

Andaiku bisa
Membuat diriku menjadi dua
Kutinggalkan yang satunya
Tuk temanimu… Cinta

Duhai permataku

Dinda…, sejuta pesonamu, hadir dalam jiwa
Dinda…, senyumanmu mampu membuatku tak menentu

Dinda…, binar bola matamu, terangi hariku
Dinda…, ketenangan bagai telaga yang kau berikan

Ketika ku pulang,
Di bawah naungan lembayung senja
Kau berhias menantiku, Bertabur rindu, kita…

Duhai permataku

Dinda…, sejuta pesonamu, hadir dalam jiwa
Dinda…, senyumanmu mampu membuatku tak menentu

Dinda…, binar bola matamu, terangi hariku
Dinda…, ketenangan bagai telaga yang kau berikan

~Gradasi

Untukmu Bunda, Kupinang Engkau Dengan Al-Quran

Kupinang engkau dengan Al Quran
Kokoh dan suci ikatan cinta
Tambatkan hati penuh marhamah
Arungi bersama samudra dunia

Jika terhempas di lautan duka
Tegar dan sabarlah tawakal pada-Nya
Jika berlayar di sukacita
Ingatlah tuk selalu syukur padaNya

Hadapi gelombang ujian
Sabarlah, tegak tawakal
Arungi samudra kehidupan
Ingatlah syukur pada-Nya

~Gradasi

 


Untukmu Bunda 

Duhai ibunda, dengarkan doa
Putramu yang kini jauh dari sisimu
Tunaikan pesan, genggam harapan
Ukir senyum bahagia di wajah ibunda

Kesabaranmu, asuh imanku
Lembut tuturmu bagai udara jiwaku
Air matamu, biaskan rindu
Sujudmu penuh lautan doa untukku

Atas hari yang lelah
Dan malampun kau terjaga untukku
Oh ibu
Kasih Allah, semoga tercurah untukmu
Tuk pengabdian yang kau persembahkan selalu
Didik diriku tuk fahami nilai keikhlasan

Welcome, My New Bright Future

Malam ini, saya jadikan posting untuk mengumumkan masa rehat dari menulis di blog selama beberapa hari kedepan, dan juga aktivitas di dunia maya (social network, forum & milist). bukan untuk liburan (mengingat long weekend) tapi untuk menyelesaikan tugas yang sudah seharusnya saya selesaikan semenjak dahulu. Tugas yang saya dedikasikan untuk orang – orang yang saya cintai, langkah – langkah awal dalam menyusun bata – bata pembangun mimpi – mimpi kami.

Selama masa hiatus ini, saya akan mempersiapkan beberapa posting terjadwal yang akan tetap di post setiap hari, agar masih ada sepercik manfaat yang bisa saya sumbangkan bagi semua orang.

Akan tetapi insyaAllah saya masih akan online di gtalk, & membaca email di gmail (menjelang tidur), tapi tidak di Yahoo!, jadi kalau ada keperluan penting drop your mail di my gmail mailbox, insyaAllah akan dibaca (tidak janji dibalas ).

Terakhir doakan saya & keluarga besar kami agar segera dapat menyelesaikan “tugas” ini;

“Tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati…”
“Wahai Tuhanku ‘peluklah’ mimpi – mimpi kami”

* judul memang disengaja seperti itu.