Sendiri

Sendiri menyepi, tenggelam dalam renungan
Ada apa aku, seakan ku jauh dari ketenangan
Perlahan ku cari, mengapa diriku hampa
Mungkin ada salah, mungkin ku tersesat
Mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa, sendiri menyepi
Ingin ku menangis, menyesali diri mengapa terjadi
Sampai kapan ku begini
Resah tak bertepi
Kembalikan aku pada cahaya-Mu,
Yang sempat menyala benderang di hidupku

Perlahan ku cari, mengapa diriku hampa
Mungkin ada salah, mungkin ku tersesat, mungkin dan mungkin lagi
Oh Tuhan aku merasa, sendiri menyepi
Inginku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi
Sampai kapanku begini, resah tak bertepi
Kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala
Oh Tuhan aku merasa, sendiri
Aku merasa sendiri,

Sampai kapan begini, resah tiada bertepi..
Ku ingin Cahaya-Mu…
Benderang di hidupku….

~edcoustic, sendiri menyepi

6 thoughts on “Sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s