Idgham Mutajanisayn

Masih terkait dengan blog post sebelumnya, ada satu lagi ayat al-Qur’an yang kadang orang masih salah dalam melafalkannya:

وَهِيَ تَجْرِي بِهِمْ فِي مَوْجٍ كَالْجِبَالِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنَا وَلَا تَكُنْ مَعَ الْكَافِرِينَ

ini adalah ayat selanjutnya dari surah Huud[11] pada postingan yang lalu, yaitu ayat 42.

meskipun huruf ba’ adalah huruf qalqalah akan tetapi disini tidak dibaca (dihukumi, dikategorikan) qalqalah akan tetapi dihukumi/dibaca idgham. karena ada dua huruf sejenis, yaitu sama makhraj-nya dan berbeda sifatnya, serta yang pertama di-sukun/mati dan yang kedua berharokat (hidup); oleh karena itulah disebut/dihukumi idgham mutajanisayn.

cara membacanya tidak dengan ..(y)arkab ma’anaa (membaca ba’ secara memantul/qalqalah) akan tetapi idhgham, yarkammma’anaa (huruf ba’ lebur menjadi mim).

untuk lebih jelasnya, mari kita dengarkan contoh pelafalannya oleh Syeikh Hudaify (murattal beliau sangat fasih dalam tajwid)

catatan:
*postingan saya ini bukan berarti saya sudah fasih dalam membaca al-Qur’an lho ya :)
*hal ini (membaca idgham) tidak berlaku jika kita membaca waqf pada ba’. jika kita berhenti (waqaf) pada yarkab, maka cara membacanya menjadi qalqalah: (y)arkab (dengan membaca memantul pada ba’)

update, Alhamdulillah, kebetulan Syeikh Al-Afasy mencontohkan bagaimana cara membacanya kalau dibaca waqaf.
mari kita simak lantunan al-Quran dengan suara beliau yang indah ini :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s