Tadabbur

Ada yang menghatamkan al-Qur’an dalam dua rakat[1],
ada yang menghatamkan dalam sehari,
ada pula yang menghatamkannya setiap tiga hari, setiap jumat, atau setiap bulan.

ada yang membaca al-Qur’an dan terhenti pada satu ayat, dan mengulangnya hingga fajar;
seorang bijak bestari berkata, “aku punya program menghatamkan al-Qur’an setiap jum’at, demikian pula setiap bulan dan tahun, tapi aku punya program khataman yang semenjak tiga puluh tahun yang lalu belum bisa aku tuntaskan”.[2]

Imam Ali kwj berkata: “Tidak ada kebaikan pada ibadah tanpa pemahaman di dalamnya, dan tidak ada kebaikan pada bacaan tanpa tadabbur di dalamnya”[2]

[1] Abdullah Ibn Mubarrak rahimahullah pernah menceritakan bahwa Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) rahimahullah terbiasa menghatamkan al-Qur’an dalam dua rakaat shalat malamnya.
[2] Ihya’ Ulumuddin, Imam al-Ghazali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s