Ihtibak dalam al-Qur’an

Redaksi al-Qur’an pada umumnya cenderung singkat. Namun demikian, ayat-ayat tersebut memiliki makna yang luas lagi dalam. Bahasanya demikian memesonakan, redaksinya yang demikian teliti, dan mutiara pesan-pesannya yang begitu agung, telah mampu mengantar masyarakat yang ditemuinya berdecak kagum, walau nalar sebagian mereka menolaknya. Terhadap orang-orang yang menolak kebenarannya inilah al-Qur’an tampil sebagai mu’jizat, sedangkan fungsinya sebagai hudan ditujukan kepada seluruh manusia, meskipun yang mampu memfungsikannya dengan baik hanyalah orang-orang yang bertakwa.

Dalam ilmu bahasa arab, dikenal istilah ihtibak, yaitu tidak menyebut satu kata atau kalimat karena telah ada kata atau kalimat lain dalam susunan kalimat yang mengisyaratkan kata atau kalimat yang tidak disebut itu. Dalam syarh badi’iyah, al-Andalusiy mendefinisikan ihtibak, yang merupakan salah satu dari jenis badi‘, sebagai membuang satu kata pada kalimat pertama yang telah disebutkan lawan katanya pada kalimat kedua (bagian kalimat sesudahnya), atau membuangnya dari kalimat kedua, yang kalimat tersebut telah disebutkan lawan katanya pada kalimat pertama (bagian kalimat sebelumnya).

Dalam al-Qur’an, ihtibak sangat banyak, hal ini tidak mengherankan karena keumuman redaksi al-Qur’an yang ringkas namun luas maknanya. Contohnya:

  1. surah al-‘Alaq ayat 4-5 ;الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.pada ayat ke-4 disebutkan bagaimana Allah SWT mengajar manusia dengan sarana qalam (pena) yaitu terhadap hal-hal yang telah diketahui oleh manusia, dan pada ayat selanjutnya, Allah SWT mengajarkan manusia, dengan tanpa pena, terhadap hal-hal yang belum pernah diketahui sebelumnya.
  2. Surah ali-Imran ayat 14:زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَDijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita dan anak-anak lelaki.Meski tidak disebutkan secara langsung dalam redaksinya, kecintaan kepada lelaki (bagi wanita) dan anak-anak perempuan; ayat ini tidak berarti tidak dicintakan kepada manusia, yaitu kecintaan kepada lelaki dan anak-anak perempuan.
  3. Surah al-Naml ayat 12 :وَأَدْخِلْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَdan masukkanlah tanganmu (yang tidak berwarna putih/bersinar) ke leher bajumu, niscaya ia akan keluar putih (bersinar). Keterangan bahwa tangan yang dimasukkan tidak bersinar diringkas dan dihilangkan sebab di akhir kalimat dijelaskan tangan yang bersinar setelah dikeluarkan dari leher baju (tidak mungkin kondisi awal sebelum dimasukkan leher baju sama dengan kondisi setelahnya).
  4. Dalam surah Ghaafir/al-Mu’min ayat 61:اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا Allahlah yang menjadikan malam untuk kamu (gelap) supaya kamu beristirahat padanya, dan menjadikan siang terang benderang (supaya kamu bekerja ketika itu).Kata gelap tidak disebutkan pada awal kalimat, karena kata benderang telah disebutkan di akhir kalimat; begitu juga keterangan agar supaya bekerja di waktu siang tidak disebutkan karena telah disebutkan malam sebagai waktu untuk beristirahat.

Subhanallah.

Rasa bahasa ini, keindahan redaksi al-Qur’an ini tentu tidak dapat kita rasai jika kita hanya mengenal terjemah al-Qur’an hanya melalui kamus semata. oleh karena itu, nampaknya yang hanya berusaha mengenal bahasa al-Qur’an hanya semata dari kamus, akan sulit menangkap keindahan bahasa al-Qur’an; lebih-lebih kita orang yang masih awam dalam bahasa arab; nampaknya hanya dapat merasai keindahan al-Qur’an dari para qari atau imam bersuara merdu, dan bisa jadi meneteskan air mata karena “rasa” suara para qari’ tersebut, bukan karena kefahaman akan pesan-pesan Allah SWT di dalam kalam-Nya. astaghfirullah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s