8 secrets of success

http://ted.com/talks/view/id/70

From his research, here are St. Johns top factors for success:

1. Passion. Find the work youre passionate about, and money will follow. Dont expect it to be easy you may have to try a lot of jobs before you figure out what you love.

2. Work. Successful people work hard, but they love it. Theyre workafrolics, St. John says, because they have fun working.

3. Focus. Become single-minded in pursuit of your goal and develop the ability to ignore distractions.

4. Push. Dont allow shyness or self-doubt to sabotage your goal. Find ways and other people to push you toward success.

5. Ideas. Anybody can come up with good ideas instead of thinking of them as creative, think of ideas as things to solve problems. Dont forget to write them down.

6. Improve. Successful people constantly look for ways to improve. Strive to become the best at what you do. Focus on your strengths and practise, practise, practise.

7. Serve. Even if you find your passion and work hard, you wont succeed unless you provide something of value to people. Its not about charity, its about delivering a service or product others need or want.

8. Persist. Never give up, dont expect quick results and think of the failures as detours along the road to success. Be prepared to make a lot of mistakes.

 

 

 

Boosting Android SQLite Database Insert Performance

Assalaamu ‘alaikum warahmatullah wabarakaatuh :)

seharian saya berusaha untuk meningkatkan performance operasi insert (banyak rows) ke dalam database sqlite di android, dan alhamdulillah berhasil juga menemukan teknik yang paling bagus.
setidaknya saya telah mencoba 3 (sebenarnya 4) teknik, yaitu:

1. insert satu-persatu data:
jadi setiap kali data di dapat langsung masukin ke table satu persatu dengan fungsi kurang lebih seperti ini:

	public long inserData(Data data){
		ContentValues newdata= new ContentValues();
		newdata.put(KEY_ID_DATA, data.getId());
		newdata.put(KEY_DATA1, data.getData1());
		newdata.put(KEY_DATA2, data.getData2());
		
		return mDb.insert(NAMA_TABLE, null, newdata);
	}

performance dengan teknik ini benar-benar buruk, kalau harus meng insert data/row yang banyakt: *begintransaction->insert->commit->endtransaction->begintransaction* terus berulang2 itu benar-benar memakan banyak waktu, karena harus commit dulu setiap kali satu rows di insert.
2. cara kedua yang saya coba adalah dengan bulk insert menggunakan kelas InsertHelper

	public void inserHadith(int kitab, Vector<Hadith> vhadith){
		mDb.setLockingEnabled(false);
		String tableRawi = getNamaTable(kitab);
		InsertHelper inhelper = new InsertHelper(mDb, tableRawi);
		int iNoHadith = inhelper.getColumnIndex(KEY_NO_HADITH);
		int iText = inhelper.getColumnIndex(KEY_TEXT);
		int iTerjemah = inhelper.getColumnIndex(KEY_TERJEMAH);
		
		for (Hadith hadits : vhadith){
			inhelper.prepareForInsert();
			inhelper.bind(iNoHadith, hadits.getNumber());
			inhelper.bind(iText, hadits.getText());
			inhelper.bind(iTerjemah, hadits.getTranslation());
			
			inhelper.execute();
		}
		mDb.setLockingEnabled(true);
		
	}

karena masih lambat, saya coba untuk meng ‘unlock’ database sebelum insert dan me locknya lagi setelahnya; tapi masih tetap tidak memuaskan.
akhirnya ketemulah cara yang ketiga:
3. explicit transaction

	public void inserHadith(int kitab, Vector<Hadith> vhadith){
		mDb.beginTransaction();
		for (Hadith hadits : vhadith){
			ContentValues newhadith = new ContentValues();
			newhadith.put(KEY_NO_HADITH, hadits.getNumber());
			newhadith.put(KEY_TEXT, hadits.getText());
			newhadith.put(KEY_TERJEMAH, hadits.getTranslation());
			
			mDb.insert(tableRawi, null, newhadith);
		}
		mDb.setTransactionSuccessful();
		mDb.endTransaction();
	}

semua data di batch dulu, gak di commit hingga semua data siap. perlu di ingat untuk selalu menandai transaksi berhasil dengan setTransactionSuccessful() sebelum menutup transaksi (commit), agar tidak di rollback.

teknik ketiga inilah yang paling bagus performancenya. proses yang sebelumnya memakan waktu 20 detik bisa jadi tinggal 1-2 detik. alhamdulillah :)

anda punya cara yang lebih baik ? silahkan share di komentar :)

Surat Bunda: Semoga Sakinah, Mawaddah wa Rahmah, Selamat Dunia & Akhirat

Kepada
Ananda Hakim As’ari

السَّلَامُ عَلَيكُم

ku do’akan semoga tetap dalam lindungan Allah SWT. Amin.
# berhasil apa yang kau cita2 kan
# Sukses dlm. segala hal (yg diridloi Allah) . Amin
akhirnya bisa jadi keluarga yg sakinah mawaddah wa rahmah
Selamat dunia + Akhirat . Amin 3x
yaa Robbal ‘alamiin.

وَالسَّلام عَلَيكُم

Ibunda

(nama beliau yang tercinta)

ini adalah isi surat yang dikirim almarhumah Ibu sekitar empat atau lima tahun yang lalu yang masih saya simpan hingga sekarang.
saat membaca ulang surat ini, saya ingin memaknai ulang doa beliau yang terakhir di surat tersebut:

akhirnya bisa jadi keluarga yg sakinah mawaddah wa rahmah
Selamat dunia + Akhirat . Amin 3x
yaa Robbal ‘alamiin.

seakan-akan beliau hendak mendoakan pernikahanku kelak, agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, selamat di dunia dan di akhirat. :) aamiin, aamiin, aamiin, ya Robbal ‘aalamiin.

allahummaghfirlaha warhamha wa’aafiha wa’fu anha wa akrim nuzulaha wa wassi’ mudkholaha waj’al al-jannata maswaaha, allahumma laa tahrimna ajraha wa laa taftinna ba’daha waghfirlanaa walaha. bi rahmatika yaa Arhamarraahimiin. aamiin

*saya ga tahu pasti, kenapa beliau memilih kertas corat-coret/ijiran yang saya gunakan pas seleksi ICho sebagai kertas suratnya :)

Ketika Keberkahan Dicabut…

Rasulullah Saw menyebutkan bahwa salah satu tanda-tanda kecil dekatnya hari kiamat adalah waktu yang terasa semakin singkat. Hadits tentang hal ini cukup banyak, misalnya hadits riwayat Imam Ahmad dan Al-Tirmidzi dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Tidak akan tiba hari kiamat hingga waktu semakin singkat. Satu tahun bagaikan satu bulan, satu bulan bagaikan satu minggu, satu minggu bagaikan satu hari, satu hari bagaikan satu jam. Dan satu jam bagaikan api yang membakar daun kurma.
Dalam hadits Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah juga bahwa Nabi Saw bersabda, “Waktu akan semakin singkat, harta akan berlimpah ruah, fitnah akan menyebar, dan akan banyak terjadi pembunuhan.”Para ulama tidak menafsirkan “singkatnya waktu” dengan bertambahnya kecepatan perputaran bumi sehingga jumlah masa dalam satu hari berkurang menjadi 23 jam misalnya. Penafsiran seperti ini tentu saja bertentangan dengan logika. Sebab jika kita memutar sebuah bola di sebuah titik tertentu, tentulah kecepatannya semakin lama semakin berkurang, bukan semakin bertambah. Oleh karena itu, para ulama hadits seperti Qadhi ‘Iyadh, Al-Nawawi, Ibn Abi Jamrah dan lain-lain menafsirkan singkatnya waktu ini dengan hilangnya keberkahan. Mereka berkata, “Maksud dari singkatnya waktu adalah hilangnya keberkahan dalam waktu tersebut. Sehingga satu hari misalnya tidak mampu dimanfaatkan melainkan seperti satu jam saja.”

Pendapat ini dikuatkan oleh Imam Ibn Hajar dalam Fath Al-Bari. Ia berkata, “Pendapat yang benar adalah (hadits ini) bermaksud bahwa Allah Swt mencabut semua keberkahan dari segala sesuatu, termasuk keberkahan waktu. Dan ini merupakan salah satu tanda dekatnya kiamat.”

Makna Berkah
Read More »

Doa (Yang Maha Mencintai/Mengasihi nan Yang Maha Dicintai)

اللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِنُورِ وُدِّكَ الَّذِي أَلقَيتَهُ عَلَى أَنْبِيَائِكَ وَأَصْفِيَائِكَ أَنْ تُلْقِيَ وُدَّكَ عَلَى قُلُوبِنَا كَماَ أَلقَيتَهُ عَلَيهِمْ وَأَنْ تُلْقِيَ الوُدَّفِينَا عَلَى قُلُوبِ عِباَدِكَ أَجْمَعِينَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصحبِهِ وَسَلَّمَ

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan cahaya cinta-Mu yang Engkau anugerahkan ke hati para nabi dan manusia-manusia pilihan-Mu. Anugerahkanlah cinta kepada-Mu dalam hati kami, sebagaimana Engkau anugerahkan kepada mereka, dan berikan pula cinta terhadap kami kepada hamba semuanya. Wa shallallâhu ‘alaa sayyidinaa Muhamad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Doa

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أْجُرْ نِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا

Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya lah kami kembali. Ya Allah, berilah kami pahala dalam musibah ini, dan gantikanlah bagiku yang lebih baik daripadanya.

aamin.

Do’a tersebut adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Ibunda Ummu Salamah r.anha sebelum akhirnya Ummu Salamah r.anha menikah dengan Rasulullah SAW.