Istilah dalam al-Qur’an: Nadhar, Bashar, dan Ra’a

Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh.

Al-Qur’an kita kenal sebagai kitab yang sangat teliti dalam pemilahan kata untuk menggambarkan sesuatu. Salah satu contohnya adalah pilihan kata yang digunakan Al-Qur’an untuk menggambarkan pandangan mata manusia. Paling tidak, ada tiga kata yang digunakan al-Qur’an untuk menunjuk pandangan mata manusia.

1. Nadhar (نظر), yakni melihat bentuk dan gambaran sesuatu.
2. Bashar (بصر), yaitu melihat dengan mengetahui seluk beluk serta perincian yang bersifat indrawi dari apa yang dilihat.
3. Ra’a (رأى), maksudnya melihat disertai dengan mengetahui secara mendalam atas hakikat sesuatu.

Karena itulah kita bisa membaca firman Allah dalam surah al-A’raf ayat 198 ,

وَتَرَاهُمْ يَنْظُرُونَ إِلَيْكَ وَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

wa tarâhum yanzhurûna ilaika wahum lâ yubshirûn.
Tiga kata tersebut terdapat dalam potongan ayat ini yang menggambarkan makna kurang lebih: “Kamu, wahai Muhammad, melihat mereka dengan penglihatan yang disertai pengetahuan yang mendalam bahwa mereka melihatmu dengan penglihatan terbatas pada sekadar melihat sosokmu dan tidak melihatmubdengan penglihatan yang menjadikan mereka mengetahui seluk-beluk dan perincian yang berkaitan dengan pribadimu”.

Wallâhu a’lam bishshowâb

rujukan: Tafsir al-Mishbah, al-Qur’an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s