Doa

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اِسْمٍ هُوَ سَمَّيتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ أَعْطَيْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ أَوْ ٱسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْاۤنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ بَصَرِي وَجَلَاءَ غَمِّي وَذِهَابَ خُزْنِي وَهَمِّي وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اله وَصَحبِهِ وَسَلَّمَ

 

Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu dengan menyebut nama-Mu yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan nama itu dalam kitab suci-Mu, atau anugerahkan ia kepada salah seorang dari hamba-Mu, atau Engkau rahasiakan ia dalam gaib-Mu. Ya Allah aku bermohon kiranya Engkau jadikan al-Qur’an penyejuk hatiku, cahaya mataku, penyingkap keresahanku dan pengusir kesedihan serta kesusahanku. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alââlihi washahbihi wa sallam.

Iklan

Usia

Ya Allah, anugrahilah aku usia yang berkah lagi panjang sepanjang usia kekasih-Mu, Muhammad SAW;
Jikapun tidak, Maka Anugrahilah aku usia yang penuh berkah sepanjang 40 tahun; usia matang nan penuh berkah;
jikapun tidak anugrahilah aku usia yang penuh berkah dan kesempatan untuk menikah dan memiliki keturunan yang shalih shalihah;
dan jikapun tidak, maka ya Tuhanku, panjangkanlah usiaku hingga akhir Ramadhan ini; Aku memohon kepada-Mu dengan penuh harap, agar Engkau menghapus segala kesalahanku. Selama Engkau menerima taubatku, mengampuni segala kesalahanku dan menerima amal-amal ku; aku rela apapun keputusan-Mu atas usiaku.

اللّهُمَّ اجْعَلِ الحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيرٍ وَاجْعَلِ المَوْتَ – بَعْدَ طُولِ حَيَاةٍ – رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ اللّهُمَّ مَنْ أَحْيَيتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسلَامِ وَمَنْ تَوَفَّيتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ علَى الإِيْمَانِ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصحبِهِ وَسَلَّمَ

Ya Allah, jadikanlah kehidupan ini penambahan yang bersinambung bagi kami dalam segala kebajikan, dan jadikan pula kematian – setelah usia yang panjang – kenyamanan bagi kami dari segala derita. Ya Allah, siapa pun dari kami yang Engkau anugerahi hidup, maka hidupkan dia dalam ajaran Islam, dan siapa yang Engkau wafatkan dari kami, maka wafatkan dia dalam keadaan iman. Wa shallallâhu ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Blackberry Epub Reader (Buku Reader)

Alhamdulillah, waktu-waktu luang akhirnya bermanfaat juga untuk membuat aplikasi epub reader untuk Blackberry. Aplikasi ini sudah di submit di Blackberry appworld kemarin sekitar jam 3 dini hari :) , semoga minggu depan sudah di approve dan dapat di download di appworld.

Sementara di Android market ada banyak epub reader Aplikasi ini seperti merupakan aplikasi pertama yang ada di appworld untuk Blackberry smartphone (epub reader yang ada adalah untuk Playbook, yang sebenarnya awalnya saya ingin membuat untuk playbook juga heheh..).

Ada beberapa fitur yang terpaksa untuk sementara tidak diimplementasikan, karena beberapa pertimbangan teknis. Fitur utama yang terpaksa ditiadakan adalah direct download ebook dari feedbooks ; hal ini karena server feedbooks memang tidak mensupport chunk transfer encoding padahal di device blackberry kita tidak bisa mendownload file berukuran besar (ie. > 512 MB) kecuali dalam chunked . dan setelah saya bertanya (lebih ke meminta untuk aktivasi chunk transfer encoding) ke pengelola feedbooks, ternyata memang server mereka terkadang gak selalu menghandle download secara langsung tapi kadang juga di alihkan ke server lain, jadinya mereka  masih belum bisa mengaktifkan fasilitas itu.

Jadi, boleh dikatakan release aplikasi ini agak sedikit premature, tapi semoga tetap bermanfaat :) . ini dia beberapa screenshotnya:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kehati-hatian Ulama Terhadap Makanan

Dalam suatu riwayat ayah Imam al-Haramain al-Juwaini, (Imam al-Haramain adalah seorang ulama kenamaan madzhab Syafi’i), selalu berupaya agar perempuan yang mengandung anaknya selalu makan dari yang halal sejak sebelum mengandung sampai anaknya kemudian dilahirkan. Ia melarang orang lain untuk menyusuinya, sebab dia tidak bisa memastikan kehalalan makanan yang menghasilkan susu perempuan lain.

Suatu ketika ibu Imam al-Haramain sakit sehingga tidak bisa menyusui, sedangkan anak tersebut menangis terus. Salah seorang tetangganya mengambil alih dan menyusukan anak tersebut. Baru beberapa isapan, sang ayah melihat itu. Diambillah sang anak dari perempuan tersebut, lalu dijungkirbalikkan kepalanya, diusap perutnya, dan dimasukkan jarinya ke mulut anak tersebut sampai Imam al-Haramain kecil muntah dan mengeluarkan air susu yang sempat diminum dari perempuan lain. Sang ayah berkata, “Lebih mudah bagiku menanggung derita kematian anak ini daripada akhlaknya rusak karena meminum air susu selain ibuya”. Peristiwa tersebut dikenang terus oleh Imam al-Haramain. Setiap kali terhenti bicara dalam diskusi atau debat, ia berkata, “Itu karena sisa air susu orang lain”. (Wafayaat al-A’yan, 3/169)

*jurnal Studi al-Qur’an PSQ

Engkaulah Separuh Agama, Penjaga Ketaatanku

tentu saja saat itu kau punya banyak pilihan
dan aku sama sekali tak masuk hitungan
aku bukan lelaki yang jika kau lihat membuatmu serasa menatap malaikat
juga bukan pria yang jika diajak bicara, membuatmu merasa ada dan berharga

dan, sulit kubayangkan apa yang ada dalam benakmu, terlebih ayah ibumu
ketika di acara khithbah –setelah rombongan keluargaku tersesat
empat jam menyusuri peta buta, ditambah tiga jam berputar sana sini-
kukatakan pada keluarga besarmu, “urusan saya adalah segera menikah
tak jadi soal besar dengan siapa. jika tak kami dapat mertua di sini,
insyaaLlah akan kami cari di perjalanan pulang nanti.”

aku tahu, aku terlihat tak waras dan tak tahu malu dengan kekata itu
tapi hebatnya kau memahamiku, dan tertakjub aku
karena kau bisa meyakinkan walimu, bahkan wangsamu
hm, ternyata kita memang sejiwa, seakan ketika melirikmu sekilas
hatiku berkirim pesan, “aku bukannya tak sabar. hanya tak ingin menanti.
karena ketegasan macam ini adalah juga kesabaran –juga kesiapan diusir pulang.
karena bagiku, dalam penantian, ada lebih banyak celah syaithan.”

-aku sadar, sejak peristiwa itu kau mulai mengenalku, dan
menyiapkan diri untuk kelaknya banyak-banyak menyabariku-

aku lalu tahu bahwa kau agak pemarah
tapi aku suka itu; karena marahmu selalu di atas alasan jitu
dan lagi kau tak seganas ‘aisyah yang membanting piring
ketika suaminya sedang menjamu tamu-tamu yang terbelalak lalu haru
kau juga tak sampai mengatai suami, “kau ini hanya mengaku-aku nabi!”
separah-parahnya yang kurasakan hanya tak kau bukakan pintu
jadinya seperti ‘ali ketika dimarahi fathimah, lalu tidur berselimut debu
dan ketika itulah dia mendapat panggilan cinta dari mertua: abu turab

dan lebih dari itu kau memintaku menjadikanmu khadijahku
itu artinya kau akan meneladaninya; misalnya dengan tak bertanya
ketika kau lihat beban menekuk mukaku, menggontaikan tubuhku
lalu kau mempersilakanku berbaring bukan di kamarmu, menyelimutiku
karena begitulah yang dilakukan khadijah ketika suaminya ditimbuni risalah
tapi menjadikanmu khadijah artinya juga;
takkan ada selain dirimu, sebelum Allah memanggilmu
soal yang ini doakan aku kuat; dan aku tak pernah berdoa agar terjadi cepat-cepat

tapi lima tahun bersamamu cinta, ada banyak yang tak bisa diungkap dengan kata
ringkasnya begini: engkaulah separuh agama, penjaga ketaatanku..

 

-Ustadz Salim A Fillah-

Jumlah Download ArabicPad

Setelah sekitar 16 hari di Blackberry Appworld, aplikasi yang saya buat secara serampangan disela-sela mengerjakan aplikasi lain, sudah cukup lumayan banyak di download, rata-rata perhari sekitar 200 download, Alhamdulillah.

jumlah download terbanyak tentu saja terjadi pas awal-awal di appworld, hal ini bisa dipahami karena pada saat itu aplikasi di halaman depan aplikasi Blackberry Appworld dalam jajaran newest app.

memang, aplikasi yang gratis tidak bisa secara langsung menambah pendapatan developer, tapi sebagai muslim saya membidik lebih dari itu, yaitu manfaat :) sedangkan kalau ada pendapatan (ie. dari advertising atau penjualan)  itu Insya Allah menjadi panjar (uang muka) dari pahala yang disediakan oleh Allah SWT, semoga. aamiin.

oh iya, sekarang untuk register di appworld gratis lho, dan bagi developer indonesia bisa juga menjual aplikasinya disana untuk mendapatkan tambahan pemasukan :)

Why I Want to Get Married

Because I want my eyes to see someone special, someone halal, knowing that she is my gift from Allah.

Because I want someone who loves Allah and loves me because she loves Allah.

Because I want somebody to share my happiness and praise Allah with me, someone to cry my tears with me and make du’a with me and someone to love and love Allah with me.

Because I want to have pious children of my own to love and care and share with a gift from Allah.

Because I want to share Allah’s beautiful creations and praise His name with someone who Allah has fated to be with me since I was born.

Because verily, with a halal partner, my life and everything I do with my wife will be halal in the eyes of Allah.

Because I am a gift from Allah to someone, and I want to let her feel Allah’s love through me.

taken from: tumblr

Our Lord, grant us from among our wives and offspring comfort to our eyes and make us an example for the righteous ~al-Furqan:74

My Lord, enable me to be grateful for Your favor which You have bestowed upon me and upon my parents and to work righteousness of which You will approve and make righteous for me my offspring. Indeed, I have repented to You, and indeed, I am of the Muslims ~al-Ahqaf:15

My Lord, grant me from Yourself a good offspring. Indeed, You are the Hearer of supplication ~Ali-Imran:38