Berusaha mengupdate keahlian dengan Pet Project: Al-Mishbah Android Application

Akhir tahun yang lalu, agar bisa mengerjakan “pet project” dengan lebih nyaman, saya, dengan izin istri tentunya :), memutuskan membeli laptop. Laptop dengan spesifikasi yang sama dengan laptop yang dipinjami oleh kantor tempat saya bekerja, MacBook Pro 13″. Ini adalah perangkat elektronik paling mahal yang pernah saya beli. Keputusan ini diambil karena keinginan saya untuk mengerjakan kembali beberapa pet project yang dulu sudah pernah saya mulai, agar tidak menggunakan properti kantor untuk keperluan pribadi.

Screenshot_2015-02-04-00-18-36

Alhamdulillah, akhirnya laptop ini berhasil menelurkan satu aplikasi yaitu Al-Mishbah, aplikasi yang berisi al-Qur’an dan hadits beserta terjemahnya. Keinginan untuk mengupdate aplikasi al-Mishbah salah satunya karena kegelisahan saya akan banyaknya aplikasi-aplikasi hadits yang sangat populer namun menempatkan iklan disamping hadits tersebut (atau iklan muncul saat akan membaca hadits), saya merasa sedih dan kurang nyaman karena menurut pendapat pribadi saya ini kurang sopan terhadap isi dari al-Qur’an dan hadits. Oleh karena itu saya membuat aplikasi al-Mishbah tersebut, semoga saja pahala berlimpah terus mengalir dari aplikasi tersebut terhadap saya, keluarga, guru-guru dan orang tua saya.

update terakhir aplikasi  Al-Mishbah tahun 2012
update terakhir aplikasi Al-Mishbah tahun 2012

Konten Berbayar

Dalam aplikasi ini saya juga mencoba hal yang baru bagi saya yaitu, In-App Billing. Sebelumnya saya lebih terbiasa menjual aplikasi secara langsung, namun sepertinya hal tersebut kurang menarik  terutama bagi pengguna smartphone Android, oleh karena itu saya saya memutuskan untuk menggunakan model freemium. Semoga keputusan saya ini tepat. Aamiin

Ada yang bertanya kenapa aplikasi ini sebagian kontennya berbayar, alasannya tentu saja karena saya membutuhkan uang terutama untuk menafkahi keluarga. Dan juga piihan memasang iklan, meskipun sangat menarik bagi saya, di aplikasi Al-Mishbah ini bertentangan dengan prinsip saya yang tidak menghendaki iklan berada di aplikasi al-Qur’an.

Development

Sebagian besar waktu development sebenarnya dilakukan pada akhir tahun 2014 dimana banyak sekali waktu libur. Inspirasi disain dari aplikasi Al-Mishbah di adopsi dari aplikasi Google play books.

IMG_20150207_141810
coret-coret disain aplikasi

Masih banyak fitur yang saya rencanakan untuk ditambahkan, tapi saya memang kurang pandai mengatur waktu :(, sehingga saat rilis masih hanya sedikit peningkatan yang dilakukan. Tapi, Insya Allah kali ini akan lebih sering lagi di update.

Nah, silahkan bagi pembaca yang berminat, langsung download aplikasinya di sini:

berikut sekilas demo videonya:

Semoga bermanfaat :)

1 tahun

Tanggal ini, tepat 1 tahun semenjak istri saya pertama kali masuk rumah sakit dirawat karena meningitisTahun 2014 merupakan tahun yang tidak mudah bagi kami, terutama bagi istri. Karena sakit yang dideritanya, yang sampai sekarang belum sepenuhnya sembuh, aktivitas yang beliau dapat lakukan menjadi sangat terbatas. Banyak agenda tentu saja menjadi tidak tercapai, peluang-peluang yang tidak termanfaatkan.

Tidak dinyana, setelah sekian bulan keluar dari rumah sakit, istri saya harus di rawat sekali lagi di bulan Agustus 2014 selama 30 hari. Dan untuk kedua kalinya beliau harus menjalani operasi di kepala (pertama kali operasi adalah saat kecelakaan di waktu beliau masih SMP), kali ini adalah dengan operasi pemasangan pipa VP Shunt karena ada indikasi hydrochepalus akibat meningitis, pipa shunt akan dipasang mulai darikepala hingga ke perut yang akan beliau bawa seumur hidup :'(. Dan untuk pertama kalinya saya benar-benar terkejut, bagaimana seorang dokter yang hendak mengoperasi meminta uang 5jt di depan ruang operasi.

Selama 30 hari istri di rumah sakit, saya hampir tidak pernah pulang, pagi berangkat ke kantor dan pulang kantor kembali ke rumah sakit. Terasa berat memang, tapi pasti yang dirasakan oleh istri jauh lebih berat berkali lipat. Beruntung saat itu kantor tempat saya bekerja (Kaskus) mengizinkan saya untuk kerja di kantor Bandung.

foto bunda selesai di MRI
bunda selesai di MRI

Beban sakit yang diderita istri, ternyata harus ditambah dengan fakta ternyata istri sedang mengandung anak kami yang kedua. Tentu saja kami sangat terkejut, setelah berkali-kali test selalu negatif meskipun sudah tidak datang bulan semenjak masuk rumah sakit, seminggu setelah pulang dari rumah sakit, karena muntah-muntah masih juga belum berhenti, kami lakukan test lagi dan ternyata hasilnya beliau adalah positif hamil. Setelah dilakukan USG, tampak jelas memang beliau sedang hamil. Meskipun terkejut kami bersyukur dengan anugerah ini.

Seiring dengan kehamilan, berat badan istri semakin bertambah (Alhamdulillah), dan Saat untuk melahirkan semakin dekat (HPL 10 maret 2015), dan tentu saja dengan kondisi beliau saat ini, operasi cessar adalah pilihan yang paling aman. Hal ini berarti istri saya bakal berada di meja operasi sekali lagi :'(.  Salah satu hal yang kami syukuri dengan kehamilan istri adalah berat badannya yang semakin naik, semoga ini juga indikasi semakin baiknya kondisi beliau, sehingga saat melahirkan nanti bisa berjalan dengan lancar, anak dalam kondisi sehat, serta istri sembuh sehat wal afiat. aamiin.

Berkah lain dari kondisi sakit beliau adalah, Alhamdulillah kami sekeluarga semakin memiliki banyak waktu untuk bersama; semoga kami masih bisa bersama lebih lama lagi, minimal 40 tahun lagi, dalam limpahan keberkahan, kebaikan yang terus-menerus bertambah, dan kelak kami bisa berkumpul kembali di surga tertinggi, jannat al-firdaus. Aamiin

Ingin sekali mengutip tulisan Ustadz Salim A Fillah berikut, sebagai pengingat bagi kami:

Hikmah Sakit
By: Salim A Fillah

1. Sakit itu dzikrullah.
Mereka yang menderitanya akan lebih sering dan syahdu menyebut Asma ALLAH di banding ketika dalam sehatnya.

2. Sakit itu istighfar.
Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit. sehingga lisan terbimbing untuk mohon ampun.

3. Sakit itu tauhid.
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit,kalimat thoyyibat yang akan terus digetar?

4. Sakit itu muhasabah.
Dia yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi,menghitung-hitung bekal kembali.

5. Sakit itu jihad.
Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah,diwajibkan terus berikhtiar,berjuang demi kesembuhannya.

6. Bahkan Sakit itu ilmu.
Bukankah ketika sakit,dia akan memeriksa,berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

7. Sakit itu nasihat.
Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri,yang sehat hibur si sakit agar mau bersabar,ALLAH cinta dan sayang keduanya.

8. Sakit itu silaturrahim.
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang datang akhirnya datang membesuk,penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

9. Sakit itu penggugur dosa.
Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan yang sakit dinyerikan dan dicuci-Nya.

10. Sakit itu mustajab doa.

Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh yang sakit.

11. Sakit itu salah satu keadaan yang menyulitkan syaitan.
Diajak maksiat tak mampu tak mau dosa,lalu malah disesali kemudian diampuni.

12. Sakit itu membuat sedikit tertawa dan banyak menangis,satu sikap keinsyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

13. Sakit meningkatkan kualitas ibadah,rukuk-sujud lebih khusyuk,tasbih-istighfar lebih sering,tahiyyat-doa jadi lebih lama.

14. Sakit itu memperbaiki akhlak,kesombongan terkikis,sifat tamak dipaksa tunduk,pribadi dibiasakan santun,lembut dan tawadhu.

15. Dan pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat mati.

Semoga cepat sembuh bagi yang sedang sakit. Syafakumullah syifaa-an ‘aajilan…

Semoga lekas sembuh wahai istriku, syafakillah syifaa-an taamman, ‘aajilan, I love you so much