bandung_pasupati_skyline

100 KM

Kemarin terlibat percakapan dengan teman yang sehari menempuh tak kurang dari 26 km pulang pergi dari tempat tinggal-nya hingga kantor di Kuningan. Sehingga dalam waktu 4 hari jarak tempuh yang dia lalui sudah lebih dari 100 km. Secara reflek saya lumayan terkejut, karena panjangnya jarak tempuh itu, belum lagi waktu yang digunakan mengingat jalanan di Jakarta yang sering macet.

Kemudian saya befikir, berapa jarak tempuh harian yang saya habiskan. Ternyata setelah saya hitung, sehari saya berkendara tak kurang dari 28 km. Artinya dalam 4 hari saya telah menempuh 112 km. Bukan karena semata jarak rumah ke kantor yang jauh, karena jarak ke kantor hingga ke rumah hanya 7 km saja, tapi karena hampir setiap hari pulang pergi mengantar dan menjemput anak dari sekolah. Belum lagi setiap hari hari selasa melakukan perjalan Bandung – Jakarta PP, total waktu di jalan lebih lama lagi.

Biasanya rute harian di saat berada di Bandung adalah: Rumah -> Sekolah Anak -> Kantor -> Sekolah Anak (menjemput) -> Rumah -> Kantor -> Rumah.

Waktu yang banyak dihabiskan di Jalan tentunya punya risiko, risiko waktu yang tersia (karena hati yang tidak berdzikir) dan juga risiko jika terjadi musibah (a’udzubillah min dzaalik).

Semoga setiap jengkal perjalanan tercatat menjadi amal shalih yang menghantarkan ke surga. Aamiin

 

gambar ilustrasi dari wikipedia, jalan yang setiap ke/dari kantor saya lewati.

2 thoughts on “100 KM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s